Tempat Keluarnya Dajjal, Tanduk Setan dan Arah Timur
oleh Ibnu Sabil pada 01 Oktober 2010 jam 19:17
.
Mungkin pembaca bertanya-tanya dengan judul di atas apa maksudnya? Tetapi tidak akan lama keheranan anda sekalian bertahan setelah anda membaca tulisan ini. Tulisan ini hanyalah sebuah analisa untuk memahami hadits-hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam mengenai sumber fitnah. Banyak perselisihan pendapat dalam memahaminya sehingga kadang menjadi begitu sengit. Padahal sebenarnya memahami hadits-hadits di atas sangatlah mudah dan dengan mudah pula kita bisa mengambil kesimpulan sebenarnya dimanakah sumber fitnah yang dimaksudkan oleh sang Baginda tersebut.
Mari kita perhatikan beberapa hadits tentang fitnah berikut ini:
عن عبيدالله بن عمر حدثني نافع عن ابن عمرأن رسول الله صلى الله عليه و سلم قام عند باب حفصة فقال بيده نحو المشرق الفتنة ههنا من حيث يطلع قرن الشيطان قالها مرتين أو ثلاثا
Dari Ubaidillah bin Umar yang berkata telah menceritakan kepadaku Nafi’ dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri di pintu rumah Hafshah dan berkata dengan mengisyaratkan tangannya kearah timur “fitnah akan datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan” beliau mengatakannya dua atau tiga kali. [Shahih Muslim 4/2228 no 2905]
Diriwayatkan juga oleh Muslim no. 2095 (45), dari jalan Al-Laits, dari Naafi’, dari Ibnu ‘Umar :
أنه سمع رسول الله صلى الله عليه وسلم، وهو مستقبل المشرق يقول “ألا إن الفتنة ههنا. ألا إن الفتنة ههنا، من حيث يطلع قرن الشيطان“.
Bahwasannya ia mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam – dimana beliau waktu itu menghadap ke timur -, beliau bersabda : “Ketahuilah, sesungguhnya fitnah di sini, dari arah munculnya tanduk setan”
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna yang berkata telah menceritakan kepada kami Husain bin Hasan yang berkata telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Aun dari Nafi’ dari Ibnu Umar yang berkata [Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam] bersabda “Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami”. Para sahabat berkata “dan juga Najd kami?”. Beliau bersabda “disana muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah akan muncul tanduk setan” [Shahih Bukhari 2/33 no 1037]
Sebagian saudara kita memahami hadits di atas dengan langsung merujuk nama satu daerah yang bernama Najd yang berada di Negara Saudi dan memang secara letak geografis menurut peta, daerah yang bernama Najd tepat berada di sebelah timur kota Madinah. Jika hadits-hadits yang ada, redaksinya hanya seperti di atas saja, saya pun akan setuju dengan mereka tanpa mikir-mikir lagi, Namun kenyataannya ada beberapa hadits yang lain yang justru menjadi penjelas dimanakah sebenarnya sumber fitnah yang datangnya dari sebelah timur tersebut, dan timur sebelah mana yang dimaksud oleh hadits-hadits tersebut. Mari kita perhatikan lagi hadits-hadits yang lain :
حدثنا الحسن بن علي المعمري ثنا إسماعيل بن مسعود ثنا عبيد الله بن عبد الله بن عون عن أبيه عن نافع عن ابن عمر أن النبي صلى الله عليه وسلم قال اللهم بارك لنا في شامنا، اللهم بارك في يمننا، فقالها مراراً، فلما كان في الثالثة أو الرابعة، قالوا يا رسول الله! وفي عراقنا؟ قال إنّ بها الزلازل والفتن، وبها يطلع قرن الشيطان
Telah menceritakan kepada kami Hasan bin Ali Al-Ma’mariy yang berkata telah menceritakan kepada kami Ismaail bin Mas’ud yang berkata telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin ‘Abdillah bin ‘Aun dari ayahnya, dari Naafi’ dari Ibnu ‘Umar bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Ya Allah, berikanlah keberkatan kepada kami pada Syaam kami dan pada Yamaan kami”. Beliau [shallallaahu ‘alaihi wa sallam ] mengatakannya beberapa kali. Ketika beliau mengatakan yang ketiga kali atau yang keempat, para shahabat berkata “Wahai Rasulullah, dan juga Iraq kami?”. Beliau bersabda “Sesungguhnya di sana terdapat kegoncangan dan fitnah, dan disanalah akan muncul tanduk setan” [Mu’jam Al Kabiir Ath Thabrani 12/384 no 13422].
Dalam hadits ini tidak disebutkan Najd tetapi yang disebutkan adalah Iraq, Mungkin ada yang akan membantah bahwa hal ini terjadi karena kesalahan perawi, padahal banyak mutaba’ah untuk riwayat ini yang sudah disebutkan dalam pembahasan Tanduk Setan, disamping itu ada satu riwayat yang begitu gamblang menjelaskan bahwa yang dimaksud Najd dalam hadits di atas adalah Iraq yaitu riwayat shahih dari anak Ibnu Umar yaitu Salim bin Abdullah bin Umar:
حدثنا عبدالله بن عمر بن أبان وواصل بن عبدالأعلى وأحمد بن عمر الوكيعي (واللفظ لابن أبان). قالوا: حدثنا ابن فضيل عن أبيه. قال: سمعت سالم بن عبدالله بن عمر يقول: يا أهل العراق! ما أسألكم عن الصغيرة وأركبكم للكبيرة! سمعت أبي، عبدالله بن عمر يقول : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول “إن الفتنة تجئ من ههنا” وأومأ بيده نحو المشرق “من حيث يطلع قرنا الشيطان” وأنتم يضرب بعضكم رقاب بعض. وإنما قتل موسى الذي قتل، من آل فرعون، خطأ فقال الله عز وجل له: {وقتلت نفسا فنجيناك من الغم وفتناك فتونا} [20/طه/40].
Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin ‘Umar bin Abaan, Waashil bin ‘Abdil-A’laa, dan Ahmad bin ‘Umar Al-Wakii’iy (dan lafadhnya adalah lafadh Ibnu Abaan); mereka semua berkata : Telah menceritakan kepada kami Ibnu Fudlail, dari ayahnya, ia berkata : Aku mendengar Saalim bin ‘Abdillah bin ‘Umar berkata : “Wahai penduduk ‘Iraq, aku tidak bertanya tentang masalah kecil dan aku tidak mendorong kalian untuk masalah besar. Aku pernah mendengar ayahku, Abdullah bin ‘Umar berkata : Aku pernah mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda : ‘Sesungguhnya fitnah itu datang dari sini – ia menunjukkan tangannya ke arah timur – dari arah munculya dua tanduk setan’. Kalian saling menebas leher satu sama lain. Muusaa hanya membunuh orang yang ia bunuh yang berasal dari keluarga Fir’aun itu karena tidak sengaja. Lalu Allah ‘azza wa jalla berfirman padanya : ‘Dan kamu pernah membunuh seorang manusia, lalu kami selamatkan kamu dari kesusahan dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan.” (Thaahaa: 40)” [Diriwayatkan oleh Muslim no. 2905 (50)].
Tentunya putera si periwayat hadits lebih mengetahui maksud dari riwayat tersebut daripada orang-orang lainnya, dalam hadits di atas jelas sekali bahwa yang dimaksud dengan Najd adalah Iraq, ini artinya Najd di sini bukanlah nama suatu daerah tetapi merupakan istilah untuk suatu dataran tinggi, sehingga sebenarnya antara riwayat yang menyebutkan najd dengan riwayat yang menyebutkan Iraq tidaklah bertentangan, melainkan riwayat yang satu menjelaskan riwayat yang lain.
Mungkin akan ada yang lagi yang membantah bahwa sebelah timur tepat Madinah dilihat di Peta adalah Najd di Arab Saudi bukan Iraq yang letaknya sebelah timur laut kota Madinah. Memang benar bahwa daerah yang bernama Najd adalah tepat di timur Madinah, tetapi Iraq adalah juga daerah timur Madinah yang memang jaman dulu tidak ada istilah timur laut atau tenggara dan sejak jaman dulu Iraq dikenal sebagai Negeri Masyriq (negeri timur) yang penduduknya disebut Ahlu Masyriq termasuk juga Iran. Silahkan lihat di Wikipedia berikut ini dimanakah negeri Masyriq itu:
http://en.wikipedia.org/wiki/Mashriq
Jika tetap ada yang memaksakan pendapatnya dan mencela orang yang mengatakan bahwa Iraq adalah sebelah timur Madinah, maka apakah ada orang yang berani mencela Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam yang menunjuk daerah Iraq dan daerah Iran adalah sebelah timur? Mari kita perhatikan hadits-hadits berikut ini:
Dalam hadits Fatimah binti Qais disebutkan bahwa Nabi saw bersabda mengenai Dajjal,
119 – ( 2942 )
ألا إنه في بحر الشام أو بحر اليمن لا بل من قبل المشرق ما هو من قبل المشرق ما هو من قبل المشرق ما هو وأومأ بيده إلى المشرق قالت فحفظت هذا من رسول الله صلى الله عليه و سلم
(4/2261)
“Artinya : Ketahuilah bahwa dia berada di laut Syam atau laut Yaman. Oh tidak, bahkan ia akan datang dari arah timur. Apa itu dari arah timur? Apa itu dari arah timur… Dan beliau berisyarat dengan tangannya menunjuk ke arah timur.” [Shahih Muslim 18 : 83]
Dari hadits di atas diketahui bahwa Dajjal akan datang dari arah timur, pertanyaannya arah timur yang dimaksud Nabi itu timur sebelah mana? Apakah dari arah Najd Saudi Arabia? Ataukah dari daerah yang lain?. Mari kita perhatikan hadits-hadits mengenai tempat keluarnya Dajjal berikut ini:
Diriwayatkan dari Abubakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada kami.
2237 – حدثنا محمد بن بشار و أحمد بن منيع قالا حدثنا روح بن عبادة حدثنا سعيد بن أبي عروبة عن أبي التياح عن المغيرة بن سبيع عن عمرو بن حريث عن ابي بكر الصديق قال Y حدثنا رسول الله صلى الله عليه و سلم قال الدجال يخرج من أرض بالمشرق يقال لها خراسان يتبعه أقوام كان وجهوهم المجان المطرقة قال أبو عيسى وفي الباب عن أبي هريرة و عائشة وهذا حديث حسن غريب وقد رواه عبد الله بن شوذب و غير واحد عن أبي التياح ولا نعرفه إلا من حديث أبي التياح K صحيح
(4/509)
“Artinya : Dajjal akan keluar dari bumi ini di bagian timur yang bernama Khurasan…” [Jami' Tirmidzi dengan Syarahnya Tuhfatul Ahwadzi, Bab Maa Saa-a min Aina Yakhruju Ad-Dajjal 6: 495. Al-Albani berkata, "Shahih. " Vide: Shahih Al-Jami' Ash-Sha-ghir 3: 150, hadits nomor 3398]
Perhatikan Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan bahwa Dajjal akan keluar dari bumi sebelah timur yang bernama Khurasan. Tentu kita semua tahu dimana letak daerah Khurasan, yaitu sekarang terletak di Negara Iran bagian timur. Apakah Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam keliru mengatakan hal itu? Bukankah Khurasan letaknya tidak tepat di sebelah timur Madinah? Bukankah Khurasan termasuk di timur laut Madinah kalau diambil garis lurus?.
Mari kita perhatikan hadits berikutnya :
Muslim meriwayatkan dari Anas bin Malik ra bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
124 – ( 2944 ) حدثنا منصور بن أبي مزاحم حدثنا يحيى بن حمزة عن الأوزاعي عن إسحاق بن عبدالله عن عمه أنس بن مالك Y أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال يتبع الدجال من يهود أصبهان سبعون ألفا عليهم الطيالسة [ ش ( الطيالسة ) جمع طيلسان والطيلسان أعجمي معرب قال في معيار اللغة ثوب يلبس على الكتف يحيط بالبدن ينسج للبس خال من التفصيل والخياطة ]
“Artinya: Dajjal akan diikuti oleh orang-orang Yahudi Ashfahan sebanyak tujuh puluh ribu orang yang mengenakan jubah tiada berjahit. ” [Shahih Muslim. Kitabul Fitan wa Asyrotis Sa'ah, Bab Fi Baqiyyah Min Ahaadiitsid Dajjal hadits No. 2944]
Hadits ini bahkan menunjukkan nama kota dengan jelas yang letaknya di Iran bagian tengah yaitu Asbahan atau Isfahan, yang artinya Dajjal dari Khurasan akan melewati Isfahan dan akan diikuti oleh tujuh puluh ribu orang Yahudi yang mengenakan jubah tidak berjahit (Jadi ingat jubah yang dipakai para ayatollah yang juga tidak berjahit, kok bisa kebetulan ya.. ). Saya sendiri tidak heran kok adanya kumpulan Yahudi di Iran sampai sebegitu banyaknya, karena sekarang saja sudah diketahui bahwa komunitas yahudi terbesar di timur tengah setelah Israel ada di negeri Iran, dan Isfahan adalah salah satu tempat komunitas Yahudi berada. Silahkan cek di sini:
http://satriadharma.wordpress.com/2008/01/25/masyarakat-yahudi-di-iran/
http://www.suaramedia.com/berita-dunia/timur-tengah/7874-tanpa-disadari-iran-berada-di-bawah-naungan-presiden-yahudi.html
http://www.archive.org/details/YahudiDiIran3
Kembali lagi mengenai arah timur, bukankah Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam dengan sangat jelas pada hadits riwayat Fatimah binti Qais di atas menyebutkan bahwa Dajjal datang dari arah timur? Kemudian di hadits ini disebutkan tempat keluarnya yaitu Isfahan, bukankah Isfahan tidak tepat sebelah timur Madinah? Mengapa beliau mengatakan arah dari timur jika ternyata Dajjal datangnya dari arah Isfahan? Apakah beliau keliru menyebutkan arah timur? Mengapa beliau tidak mengatakan Dajjal akan datang dari arah timur laut? Tentu saja suatu hal yang mustahil Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam keliru dalam hal ini.
Mari kita perhatikan hadits berikutnya:
غَيْرُ الدَّجَّالِ أَخْوَفُنِي عَلَيْكُمْ إِنْ يَخْرُجْ وَأَنَا فِيْكُمْ فَأَنَا حَجِيْجُهُ دُوْنَكُمْ وَإِنْ يَخْرُجْ وَلَسْتُ فِيْكُمْ فَامْرُؤٌ حَجِيْجُ نَفْسِهِ وَاللهُ خَلِيْفَتِي عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ إِنَّهُ شَابٌّ قَطَطٌ عَيْنُهُ طَافِئَةٌ كَأَنِّي أُشَبِّهُهُ بِعَبْدِ الْعُزَّى بْنِ قَطَنٍ، فَمَنْ أَدْرَكَهُ مِنْكُمْ فَلْيَقْرَأْ عَلَيْهِ فَوَاتِحَ سُوْرَةِ الْكَهْفِ، إِنَّهُ خَارِجٌ خَلَّةً بَيْنَ الشَّامِ وَالْعِرَاقِ فَعَاثَ يَمِيْنًا وَعَاثَ شِمَالاً، يَا عِبَادَ اللهِ فَاثْبُتُوا
“Selain Dajjal lebih aku takutkan (menimpa) kalian. Karena jika Dajjal keluar dan aku masih ada di antara kalian niscaya aku akan menjadi pelindung kalian. Jika dia keluar ketika aku telah tiada maka setiap muslim akan menjadi pembela dirinya sendiri. Allah yang akan menjaminku membela setiap muslim. Dia adalah seorang pemuda yang sangat keriting, matanya tidak ada cahayanya, aku mengira dia mirip dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan. Barangsiapa di antara kalian mendapatinya bacalah awal surat Al-Kahfi. Dia akan keluar dari jalan antara Syam dan Irak, berjalan ke kiri dan ke kanan. Wahai hamba-hamba Allah, istiqamahlah.” (HR. Muslim no. 2937)
Nah hadits ini bahkan menunjukkan dengan jelas dari arah mana Dajjal akan datang menuju jalan ke arah Madinah, dari Khurasan menuju ke barat melewati Isfahan kemudian Iraq dan menuju ke arah Madinah melalui jalan antara Syam dan Iraq, berjalan ke kiri dan ke kanan. Sekali lagi ingat bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam mengatakan bahwa Dajjal datang dari arah timur, tetapi mengapa tidak disebutkan bahwa Dajjal akan datang dari arah Najd suatu daerah di Arab Saudi yang persis di sebelah timur Madinah, mengapa ternyata Dajjal datang dari arah jalan antara Syam dan Iraq? Bukankah jalan antara Syam dan Iraq itu tidak tepat di sebelah timur Madinah tetapi di sebelah timur laut Madinah? Apakah keliru sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam? Ataukah memang sebelah timur Madinah yang dimaksud adalah daaerah Iraq dan Iran?. Tentulah para pembaca bisa menarik kesimpulan sendiri.
Dari sini dapat kita tarik benang merahnya, bahwa hadits-hadits tentang tempat keluarnya fitnah dan tanduk setan sebenarnya berkaitan erat dengan hadits-hadits tentang keluarnya Dajjal, karena Dajjal adalah fitnah terbesar akhir jaman.
Dajjal merupakan cobaan paling besar yang menimpa manusia di dunia. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Wahai manusia, sesungguhnya tidak ada makhluk di muka bumi ini sejak Allah menciptakan Adam sampai hari kiamat yang fitnahnya lebih besar daripada Dajjal.” (HR. Muslim no. 2946)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنْ الدَّجَّالِ
“Tidak ada antara penciptaan Adam dan hari kiamat makhluk yang lebih besar dari Dajjal (dalam satu riwayat: fitnah yang lebih besar dari fitnah Dajjal).” (HR. Muslim no. 2946)
Sehingga sungguh sangat masuk akal jika dikatakan bahwa tempat dan arah keluarnya fitnah terbesar (Dajjal) adalah merupakan tempat dan arah yang sama munculnya Tanduk Setan.
Wallahu A’lam Bishowab.
GEMPA ZAMAN ROSULULLAH
Suatu kali di Madinah terjadi gempa bumi. Rasulullah SAW lalu meletakkan kedua tangannya di atas tanah dan berkata, “Tenanglah … belum datang saatnya bagimu.” Lalu, Nabi SAW menoleh ke arah para sahabat dan berkata, “Sesungguhnya Rabb kalian menegur kalian … maka jawablah (buatlah Allah ridha kepada kalian)!”
Sepertinya, Umar bin Khattab RA mengingat kejadian itu. Ketika terjadi gempa pada masa kekhalifahannya, ia berkata kepada penduduk Madinah, “Wahai Manusia, apa ini? Alangkah cepatnya apa yang kalian kerjakan (dari maksiat kepada Allah)? Andai kata gempa ini kembali terjadi, aku tak akan bersama kalian lagi!”
Seorang dengan ketajaman mata bashirah seperti Umar bin Khattab bisa, merasakan bahwa kemaksiatan yang dilakukan oleh para penduduk Madinah, sepeninggal Rasulullah dan Abu Bakar As-Shiddiq telah mengundang bencana.
Umar pun mengingatkan kaum Muslimin agar menjauhi maksiat dan segera kembali kepada Allah. Ia bahkan mengancam akan meninggalkan mereka jika terjadi gempa kembali. Sesungguhnya bencana merupakan ayat-ayat Allah untuk menunjukkan kuasa-Nya, jika manusia tak lagi mau peduli terhadap ayat-ayat Allah.
Imam Ibnul Qoyyim dalam kitab Al-Jawab Al-Kafy mengungkapkan, “Dan terkadang Allah menggetarkan bumi dengan guncangan yang dahsyat, menimbulkan rasa takut, khusyuk, rasa ingin kembali dan tunduk kepada Allah, serta meninggalkan kemaksiatan dan penyesalan atas kekeliruan manusia. Di kalangan Salaf, jika terjadi gempa bumi mereka berkata, ‘Sesungguhnya Tuhan sedang menegur kalian’.”
Khalifah Umar bin Abdul Aziz juga tak tinggal diam saat terjadi gempa bumi pada masa kepemimpinannya. Ia segera mengirim surat kepada seluruh wali negeri, Amma ba’du, sesungguhnya gempa ini adalah teguran Allah kepada hamba-hamba-Nya, dan saya telah memerintahkan kepada seluruh negeri untuk keluar pada hari tertentu, maka barangsiapa yang memiliki harta hendaklah bersedekah dengannya.”
“Allah berfirman, ‘Sungguh beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan tobat ataupun zakat). Lalu, dia mengingat nama Tuhannya, lalu ia sembahyang.” (QS Al-A’laa [87]:14-15). Lalu katakanlah apa yang diucapkan Adam AS (saat terusir dari surga), ‘Ya Rabb kami, sesungguhnya kami menzalimi diri kami dan jika Engkau tak jua ampuni dan menyayangi kami, niscaya kami menjadi orang-orang yang merugi.”
“Dan katakan (pula) apa yang dikatakan Nuh AS, ‘Jika Engkau tak mengampuniku dan merahmatiku, aku sungguh orang yang merugi’. Dan katakanlah doa Yunus AS, ‘La ilaha illa anta, Subhanaka, Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim’.”
Jika saja kedua Umar ada bersama kita, mereka tentu akan marah dan menegur dengan keras, karena rentetan “teguran” Allah itu tidak kita hiraukan bahkan cenderung diabaikan. Maka, sebelum Allah menegur kita lebih keras, inilah saatnya kita menjawab teguran-Nya. Labbaika Ya Allah, kami kembali kepada-Mu. Wallahu a’lam.
Invasi Afghanistan, Sebuah Kolonialisme Terselubung

Pernyataan seorang politisi Rusia yang sangat terkenal “Bahwa NATO dan AS membuat heroin di Afghanistan dan menjualnya kepada negara-negara Eropa termasuk Rusia”. Untuk sekedar diketahui bahwa Amerika di tiap awal musim panas setiap tahunya mendapatkan hasil opium lebih kurang 90.000 ton, dimana setelah dicampur dengan bahan ‘herkel’ yang hanya ada di AS, akan menghasilkan heroin yang dijual di negara-negara Eropa perkilonya rata-rata mencapai 70.000 US $ Tinggal dikalikan penghasilannya dengan 90.000 ton, sebuah nilai yang sangat fantastik.
Untuk diketahui, Herkel adalah bahan kimia yang digunakan untuk memproduksi heroin ketika dicampur dengan opium. Bahan ini (herkel) hanya ada di AS saja. Selama berkuasanya Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (Taliban) semenjak tahun 1996-2001, pemerintahan Taliban melarang masyarakat secara menyeluruh untuk menanam opium dan agar diganti dengan gandum. Sebenarnya opium itu bunganya menghasilkan air dan biji-bijian yang layak dikonsumsi layaknya gandum, dan untuk bahan keperluan medis, namun bila ia dicampur dengan ‘herkel’ maka ia menjadi heroin.
Selain itu, AS juga mematuhi permintaan para konglomerat zionis yang menguasai lobi yahudi di pemerintahannya untuk menginvasi Afghanistan karena ingin menguasai tambang logam mulia dan migas di Asia Tengah, terutama Afghanistan dan sekitarnya. Sebagaimana kita ketahui tidak ada tambang di seluruh dunia kecuali kepentingan yahudi mesti ada di tempat tersebut.
Oleh karena itu sejak awal harga darah seorang tentara AS lebih murah dari pada tambang, emas, logam mulia dan minyak serta gas bumi lebih murah dibanding menyelamatkan bank-bank yahudi. Dari sudut pandang ini sebenarnya AS telah mengeksploitasi secara dzolim warga negaranya yang jadi tentara untuk dijadikan tumbal bagi kepentingan zionisme.
Selain hal-hal di atas, ada misi terselubung lain yang mereka ingin capai dengan menginvasi Afghanistan, meskipun mereka tahu dan yakin bahwa Afghanistan adalah kuburan bagi setiap imperium. Dimana sebelumnya Inggris dan Uni Soviet telah lebih dahulu terkubur di bumi para mullah tersebut.
Misi tersebut adalah mereka menghendaki di akhir episode untuk menimpakan bencana dahsyat kepada umat Islam berupa pemecahan wilayah Afghanistan menjadi negara-negara kecil yang saling bersengketa yang tidak mampu untuk melindungi negaranya masing-masing. Di wilayah selatan akan didirikan negara-negara kecil yang diperuntukkan bagi suku-suku Pushtun dan di wilayah utara untuk suku Tajik, Hazaroh, dan Uzbek.
Selain itu Pakistan juga akan dipecah menjadi 4 negara yang juga saling bersengketa yaitu : Najaab, Sinab, Sirhad, dan Baluchistan yang akan diperuntukkan bagi beragam suku yang ada. Hal ini telah ditegaskan oleh ahli strategi Tol’at Mas’ud ketika memberikan komentar kepada Al Jazeera.net, “Bahwa Washington sangat menginginkan untuk memecah wilayah Pakistan menjadi 4 bagian yang selalu bergolak stabilitas politik dan keamanannya.”
Dinukil dari berbagai artikel dalam majalah As-Sumuud (Majalah Bulanan Imarah Islam Afghanistan)
Dialog Rasullullah dengan Iblis
Iblis Terpaksa bertamu kepada Rasulullah SAWdari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas:Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba – tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? sebab kalian akan membutuhkanku. “
Rasulullah bersabda:”Tahukah kalian siapa yang memanggil?“
Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.“
Beliau melanjutkan, “itu iblis, laknat Allah bersamanya.”
Umar bin Khattab berkata: “izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah“
Nabi menahannya:”Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.“
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. di janggutnya terdapa 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.
Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad,…. . salam untukmu para hadirin…“
Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?“
Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.“
“Siapa yang memaksamu?“
“Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata:
“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.“
oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.“
OrangYang Dibenci IblisRasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: ” Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya?“
“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”“lalu siapa lagi?“
“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”
“Lalu siapa lagi?“
“Orangyang selalu bersuci.“
“Siapa lagi?“
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.“
“apa tanda kesabarannya?“ (lagi…)
Mengunjungi Orang Sakit
Islam mengajak kepada semua yang baik dan memperingatkan dari semua yang buruk. Dari orang-orang baik dan perbuatan saleh adalah kunjungan yang sakit dan menderita. Ketika orang mengunjungi satu sama lain dalam kesehatan yang baik, ikatan persaudaraan dan persahabatan yang diperkuat. Bagaimana kemudian ketika orang-orang saling mengunjungi pada saat-saat sakit dan miskin atau kesehatan gagal? Empati yang menggambarkan bahwa umat Islam diharuskan untuk merasa satu sama lain, Nabi Muhammad, semoga rahmat dan berkat-berkat Allah tercurah kepadanya, mengatakan:
“Perumpamaan orang mukmin dalam saling cinta dan belas kasih adalah seperti tubuh yang hidup: jika satu bagian merasakan sakit, seluruh tubuh menderita di dalam tidur dan demam.” [1]
Mengunjungi orang sakit adalah dari tanda-tanda jelas seperti itu saling mengasihi, belas kasihan dan empati. Lebih dari itu, mengunjungi orang sakit adalah tanggung jawab utama bahwa setiap muslim wajib untuk memenuhi. Nabi Muhammad berkata:
“Hak-hak seorang muslim atas muslim lain adalah enam … Ketika Anda bertemu dengannya, kau menyambutnya dengan salam (yakni untuk mengatakan:” Assalamu alaikum “), ketika ia mengundang Anda, Anda menerima undangan, ketika ia berkonsultasi Anda dalam hitungan, Anda memberinya nasihat yang tulus, ketika ia bersin dan memuji Tuhan, Anda meminta Tuhan untuk mengasihaninya, ketika ia sedang sakit, Anda mengunjungi dia, dan ketika ia melewati darinya Anda menemaninya (melalui pemakaman). ” [2] (lagi…)
LAPISAN BUMI

SUMBER INI KAMI AMBIL DARI : Wilfried Hofmann, Jerman Scientist Sosial dan Diplomat
Sebuah gambar sederhana Bumi dan lapisan interior. Windows kepada Semesta, di (http://www.windows.ucar.edu) di University Corporation for Atmospheric Research (UCAR). © 1995-1999, 2000 Para Dekan dari University of Michigan; © 2000-05 University Corporation for Atmospheric Research.
Sunnah Nabi Muhammad adalah terungkap kedua sumber Islam. Seperti Quran, berisi informasi ilmiah tidak tersedia 1400 tahun yang lalu. Dari mukjizat ini adalah “tujuh” Bumi, disebutkan oleh Rasulullah dalam beberapa ucapan-nya. Dari mereka adalah dua berikut: (lagi…)
Swiss : Seorang Politisi Pencaci Islam Akhirnya Memeluk Islam
Artikel ini bersumber dari Arrahma.com
Seorang politikus Swiss, Daniel Streich yang terkenal sangat menentang dan membeci Islam, bahkan dirinya adalah salah satu yang mengusulkan aturan pelarangan membangun Mesjid di daratan Switzerland, kini memeluk keyakinan yang pernah ia caci maki.
Daniel Streich pernah menjadi anggota Partai Swiss People Party (SVP) di Switzerland. Streich juga pernah sangat gencar menyerukan pelarangan pembangunan menara (mesjid) di Switzerland. Ia aktif dalam organisasi anti-Islam di Switzerland. Hal inilah yang membawa dirinya berada dipuncak karir sebagai petinggi militer Swiss.
Streich meninggalkan SVP pada November 2009 silam dan mengatakan bahwa partai tersebut adalah partai yang memerangi Islam. Saat ini partai yang mengkampanyekan pelarangan menara tengah melakukan pemungutan suara, Streich mengatakan situasi tersebut tidak dapat ditahan olehnya.
Streich mengatakan, “Inisiatif ini benar-benar membuatku terpukul. Aku bertanya pada diriku sendiri, mengapa aku menerapkan profesionalisme selama lebih dari 30 tahun untuk sistem politik ini. Sangat tidak layak, Switzerland memerangi Muslim untuk menjalankan keyakinan mereka.”
Streich adalah instruktur militer dalam militer Swiss dan selalu memerintahkan bawahannya untuk membaca Bible serta mendatangi gereja secara rutin.
Streich mulai mempelajari Al-Qur’an dan Islam disaat dirinya gencar memerintahkan untuk memerangi Muslim menjalani keyakinannya. Seiring berjalannya waktu, apa yang ia pelajari membawa perubahan besar dalam kehidupannya.
“Islam memberikan jawaban logis untuk pertanyaan terpenting dalam hidup, yang tidak pernah saya temukan saat menjadi Kristiani,” ujar Streich. Ia kini menjadi seorang Muslim yang selalu mendatangi Mesjid, membaca dan mempelajari Qur’an, sholat lima waktu setiap harinya.
Kini ia berjuang habis-habisan untuk melawan pelarangan menara dan ia berharap dapat membangun lima mesjid di Switzerland yang terindah di Eropa.
SEJARAH VALENTINE”S DAY
Bulan Pebruari dijadikan oleh Romawi sebagai bulan cinta (love) dan kesuburan. Dalam istilah arat, Love (cinta) lebih menunjukkan hubungan seks. Sedangkan kasih sayang memiliki istilah sendiri, yakni8 affection. Oleh karena itu arti sebenarnya making love adalah hubungan kelamin, bukan menjalin kasih sayang.
Sejak dulu, bulan Pebruari selalu ditunggu-tunggu orang Romawi penyembah berhala untuk mencari pasangan baru secara resmi, walaupun setiap hari mereka juga terbiasa gonta-ganti pasangan. Perayaan seks mencapai puncaknya pada pertengahan bulan dalam pesta yang disebut Festival Lupercalia, dimana para wanita muda memilihnya dan harus melayani syahwat mereka tanpa syarat selama setahun penuh sampai datangnya bulan Pebruari lagi.
Berabad kemudian, Kristen yang ingin menancapkan pengaruhnya di Istana kerajaan Romawi, banyak mengadopsi simbol dan ajaran Paganisme (penyembah berhala) Romawi ke dlam ajaran gereja, sehingga Festival Lupercalia pun dimasukkan sebagai salah satu hari peirngatan (memorial day) bagi gereja. Mitos Santo Valentinus pun dibuat untuk meyakinkan semua kalangan. Gereja mengganti istilah Lupercalian Festival dengan The Valentine’s Day.
Dengan penulisan sejarah yang curang dan konspiratif oleh intelktual Barat yang disebarkan dengan kekuatan pedang dan uang, agar masyarakat dunia meyakini bahwa Valentine’s Day merupakan hari yang sungguh penting, bersejarah dan harus dirayakan.
Agar penetrasi budaya penyembah berhala ini bisa diterima oleh banyak kalangan, terutama pada dunia Islam, maka Islilah love yang di Barat sebenarnya bernuansa syahwat, dibelokkan pengertiannya menjadi kasih sayang. Maka jadilah Valentine’s Day yang sebenarnya merupakan Hari Perayaan Hubungan Seks mengalami pengaburan dan pembelokan makna (enfimisme) menjadi Hari Kasih Sayang. Padahal siapapun orang dewasa akan mengetahui esensi (hakekat) perayaan tersebut yang banyak diakhiri dengan ritual making love (hubungan kelamin) dnegan pasangan yang tidak sah (zinah).
a. Festival Lupercalia
Festival ini merupakan perayaan yang berlangsung pada tanggal 13 hingga 18 Pebruari, dimana pada tanggal 15 mencapai puncaknya. Dua hari pertama (13-14) dipersembahkan kepada Dewi Cinta (Queen of Feverish Lovse) bernama Juno Februata.
Pada tanggal 13 pagi hari, pendeta tertinggi Pagan (penyembah berhala) Roma menghimpun para pemuda dan pemudi untuk mendatangi kuil pemujaan. Mereka dipisah dalam dua barisan dan sama-sama menghadap altar utama. Semua nama perempuan muda ditulis dalam lembaran-lembaran kecil, setiap satu lembar tertulis satu nama. Lembaran tersebut dimasukkan ke kendi besar.
Setelah itu, pendeta mempersilahkan para pemuda satu per satu mengambil satu nama gadis yang berada pada kendi tersebut secara acak hingga wadah itu kosong. Gadis pemilik nama yang terambil, harus menjadi kekasih pemuda yang mengambil namanya dan berkewajiban melayani segala yang diinginkan oleh pemuda tersebut selama setahun hingga tiba Festival Lupercalia di tahun depan.
Tanpa ikatan pernikahan, mereka bebas berbuat apa saja. Dan malam pertama hari itu, malam menjelang 14 Pebruari hingga malam menjelang tanggal 15 di seluruh kota, para pasangan baru itu merayakan apa yang kini terlanjur disebut sebagai Hari Kasih Sayang. Suatu istilah yang benar-benar keliru dan lebih tepat disebut dengan Making Love Day atau Malam Kemaksiatan.\
Pada tanggal 15 Pebruari, setelah sehari penuh para pasangan baru itu mengumbar syahwatnya, mereka secara berpasangan kembali mendatangi kuil pemujaan untuk berdoa kepada Dewa Lupercalia agar dilindungi dari gangguan serigala dan roh jahat. Dalam ucapara itu, pendeta pagan Roma membawa dua ekor kambing dan seekor anjing kepada Dewa Lupercalia, yang diikuti dengan ritual meminulm anggur. (lagi…)
ALAT WUDHU OTOMATIS
Sebuah perusahaan Malaysia meluncurkan teknologi tinggi pertama di dunia pada hari senin. untuk membantu Muslim membuat mereka lebih mudah berwudu tanpa berlebihan menggunakan air sejalan dengan keagamaan mereka ajaran.
Mesin otomatis wudhu (Aww) akan merevolusi wudhu di semua negara Islam membuat wudhu bersih, cepat dan di atas semua tabungan jutaan liter air,” perusahaan, penemu AACE Technologies, kata di situsnya.
Menurut Islamonline, hiasan ornamen, hijau-berwarna mesin adalah sepenuhnya terkomputerisasi. Muncul dengan otomatis sensor dan cekungan untuk mengekang penggunaan air selama berwudhu.
Sensor
“Pengguna tidak diperlukan menyentuh keran sebagai keran diaktifkan oleh waterproof diffuser sensor bersama dengan audio petunjuknya bahwa dikendalikan oleh Tengah Central sistem PLC untuk membagikan air secara otomatis ke keran untuk setiap wudhu mencuci urutan sebagaimana diatur dalam kran, “kata website .
“air digunakan kemudian diberhentikan dari belakang di akhir unit melalui pipa outlet.”
Mesin permukaan semua dilapisi dengan nano perak untuk mencegah jamur dan bakteri inifeksi.
“Selain itu, Aww memungkinkan seseorang untuk melaksanakan wudhu sambil berdiri dalam higienis, nyaman dan cepat cara dengan mengeringkan setelah setiap wudhu,” kata penemu .
” Aww juga mengucapkan doa sebelum dan sesudah setiap wudhu secara otomatis.”
AACE Technologies mengambil dua tahun untuk mengembangkan mesin dengan biaya $ 2,5 juta dan itu akan dijual pada $ 3.000 – $ 4.000 sepotong.
Wudhu adalah diperlukan untuk Muslim sebelum melakukan sholat lima waktu.
Air Menyimpan
Penemu berharap mesin akan membantu tujuan baik dengan menyelamatkan jutaan liter air terbuang selama berwudu setiap hari.
“Menyimpan air merupakan motivasi bagi orang untuk mengadopsi sistem ini daripada konvensional metode, mana ada banyak air disalahgunakan,” Ketua AACE Anthony Gomez kepada wartawan di Kuala Lumpur, melaporkan Reuters.
Perangkat akan menyimpan air pada sekitar 1,5 liter per berwudu per orang.
“Selama Haji, dua juta orang menggunakan 50 juta liter air sehari untuk wudhu,” katanya, merujuk tahunan Muslim ziarah ke Mekah.
“Jika mereka memperkenalkan mesin ini, mereka menyimpannya 40 juta liter per hari.”
Penemu mengandalkan negara kaya dari Timur Tengah untuk menggunakan mesin tersebut.
AACE juga ingin menargetkan masjid dan kantor dengan model baru yang dapat dipasang di dinding.
JIHAD DI YAMAN
Ulama Yaman Serukan Jihad Bila Ada Intervensi Militer Asing
Ulama-ulama Yaman telah mengeluarkan fatwa perlunya berjihad jika ada intervensi militer asing dalam hal ini bila tentara Amerika datang.
“Bila ada kelompok yang berupaya melakukan agresi atau penyerbuan suatu negeri, maka menurut Islam jihad menjadi wajib,” demikian isi pernyataan yang ditandatangani 150 ulama-ulama Yaman termasuk ulama karismatik Sheikh Zindani dan dibacakan dalam sebuah konfrensi press pada hari Kamis 14 Januari.
Disejumlah wilayah Yaman memang tengah terjadi pergolakan. di daerah utara yang berbatasan dengan Arab Saudi, militer Yaman bersama militer Arab Saudi sedang menghadapi pemberontak Houthi yang berhaluan Syiah.
Sementara di sisi yang lain pejuang Al Qaeda juga dikabarkan tengah memiliki posisi yang kuat.
Akhir tahun lalu pihak Amerika dikabarkan mulai bermain dalam konflik di Yaman menyusul pemberitaan penggunaan pesawat tak berawaknya untuk menyerang basis pejuang Al Qaeda yang berada di daerah selatan.
Fatwa dari ulama-ulama Yaman ini hanya sehari berselang setelah senator senior asal Partai Demokrat Carl Levin meminta pemerintah Barack Obama untuk meningkatkan serangan pesawat tak berawak atau drone di Yaman. (lagi…)









Komentar Terakhir