HUKUM MEWARNAI RAMBUT

Februari 1, 2009 at 9:13 am 16 komentar

Menyemir rambut tidak terlarang asalkan bukan berwarna hitam. Bahkan dalam konteks upaya membedakan diri dari
pemeluk agama lain dimasa itu, Rasulullah pernah memerintahkan untuk menyemir atau mewarnakan rambut.
Sebagaimana yang bisa kita baca di dalam hadits Rasulullah SAW berikut ini:
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya orang-orang Yahudi tidak mau menyemir rambut,
karena itu berbedalah kamu dengan mereka.” (Riwayat Bukhari)
Perintah di sini mengandung arti sunnah bukan kewajiban. Sehingga dikerjakan oleh sebagian sahabat, misalnya
Abubakar dan Umar, sedang shahabat yang lain tidak melakukannya, seperti Ali, Ubai bin Kaab dan Anas.
Tetapi warna apakah semir yang dibolehkan itu? Dengan warna hitam dan yang lainkah atau harus menjauhi warna
hitam? Namun yang jelas, bagi orang yang sudah tua, ubannya sudah merata baik di kepalanya ataupun jenggotnya,
tidak layak menyemir dengan warna hitam. Oleh karena itu tatkala Abu Bakar membawa ayahnya, Abu Kuhafah, ke
hadapan Nabi pada hari penaklukan Makkah, sedang Nabi melihat rambutnya bagaikan pohon tsaghamah yang serba
putih buahnya maupun bunganya, beliau bersabda,
“Ubahlah ini (uban) tetapi jauhilah warna hitam.” (Riwayat Muslim)
Adapun orang yang tidak seumur dengan Abu Kuhafah (yakni belum begitu tua), tidaklah berdosa apabila menyemir
rambutnya itu dengan warna hitam. Dalam hal ini, Az-Zuhri pernah berkata, “Kami menyemir rambut dengan warna
hitam apabila wajah masih nampak muda, tetapi kalau wajah sudah mengerut dan gigi pun telah goyah, kami tinggalkan warna hitam tersebut.”
Termasuk yang membolehkan menyemir dengan warna hitam ini ialah segolongan dari ulama salaf termasuk para
sahabat, seperti Saad bin Abu Waqqash ra, Uqbah bin Amir r.a., Hasan ra, Husen r.a., Jarir dan lain-lain.
Sedang dari kalangan para ulama ada yang berpendapat tidak boleh menyemir rambut dengan warna hitam kecuali
dalam keadaan perang, supaya dapat menakutkan musuh, kalau mereka melihat tentara-tentara Islam semuanya
masih nampak muda.
Dalil lainnya tentang kebolehan mewarnai rambut adalah:
Dari Abu Dzar ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik bahan yang dipakai untuk menyemir uban
ialah pohon inai dan katam.” (Riwayat Tarmizi dan Ashabussunan)
Inai berwarna merah, sedang katam sebuah pohon yang tumbuh di zaman Rasulullah s.a.w. yang mengeluarkan zat
berwarna hitam kemerah-merahan.
Anas bin Malik meriwayatkan, bahwa Abubakar menyemir rambutnya dengan inai dan katam, sedang Umar hanya
dengan inai saja.
Juga ada hadits lainnya lagi tentang mewarnai rambut seperti hadits berikut:
“Sesungguhnya sebaik-baik alat yang kamu pergunakan untuk mengubah warna ubanmu adalah hinna’ dan katam.”
(HR at-Tirmidzi dan Ashabus Sunnan)
Hinna’ adalah pewarna rambut berwarna merah sedangkan katam adalah pohon Yaman yang mengeluarkan zat
pewarna hitam kemerah-merahan. 

Secara rebih rinci lagi, mari kita lihat sekilas bagaimana konfigurasi singkat pendapat para ulama tentang mengecat
atau mewarnai rambut dengan warna hitam:
- Ulama Hanabilah, Malikiyah dan Hanafiyah menyatakan bahwasanya mengecat dengan warna hitam dimakruhkan
kecuali bagi orang yang akan pergi berperang karena ada ijma yang menyatakan kebolehannya.

- Abu Yusuf dari ulama Hanafiyah berpendapat bahwasanya mengecat rambut dengan warna hitam dibolehkan. Hal ini
berdasarkan sabda Rasulullah SAW: “Sesungguhnya sebaik-baiknya warna untuk mengecat rambut adalah warna
hitam ini, karena akan lebih menarik untuk istri-istri kalian dan lebih berwibawa di hadapan musuh-musuh kalian”
(Tuhfatul Ahwadzi 5/436)
- Ulama Madzhab Syafi’i berpendapat bahwasanya mengecat rambut dengan warna hitam diharamkan kecuali bagi
orang-orang yang akan berperang. Hal ini didasarkan kepada sabda Rasulullah SAW:
“Akan ada pada akhir zaman orang-orang yang akan mengecat rambut mereka dengan warna hitam, mereka tidak akan
mencium bau surga”(HR. Abu Daud, An-Nasa’i, Ibnu Hibban dan Al-Hakim)

About these ads

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

IMAN BUKAN KEPERCAYAAN HUKUM NIKAH BEDA AGAMA

16 Komentar Add your own

  • 1. M Shodiq Mustika  |  Februari 1, 2009 pukul 1:19 pm

    Allah sudah menciptakan kita dengan sebaik baik nya tidak usah nawar lah tidak usah ngiri sama mereka mereka yang tinggal di luar negeri yang rambut asli mereka memang ada yang berwarna pirang,merah,coklat
    Indonesia sendiri kan sudah menjadi identitas warna mata hitam,rambur hitam,warna kulit sawo matang atau kuning langsat
    sata seneng kalau ada orang luar negeri yang berjemur di pantai untuk sengaja mendapat kan kulit yang agak gelap,,,
    memang kadang kebalikan yah orang itu tidak ada sempurna,,,

  • 2. M Shodiq Mustika  |  Februari 1, 2009 pukul 10:55 pm

    sambungan komentar :
    kalau punya dasarnya ya silakan kalau mau menawar

  • 3. Tri c.  |  Mei 7, 2009 pukul 2:18 am

    Rambut saya sdh mulai beruban, bagi saya ga masalah. Tp suami saya menyuruh saya menyemir rambut dgn warna coklat kehitaman, katanya biar saya kelihatan lebih muda. Boleh tidak? Kalau baca hadis d atas, kayanya khusus untk laki2?

  • 4. deoz  |  Juni 4, 2009 pukul 1:59 am

    ass. ingin silaturrohmi ke ustadz nawwaf aza

  • 5. Wong mulia  |  Januari 7, 2010 pukul 4:20 pm

    Apakah itu juga untuk wanita?

  • 6. evi  |  April 2, 2011 pukul 1:14 pm

    ass ustad……..
    sya mw tnya jd nyemir rambut itu boleh kgk merah?

  • 7. Nasier Sewoyo  |  Februari 1, 2012 pukul 10:14 pm

    Dosa tdk sebenarnya menyemir rambut warna hitam itu, saya jadi bingung ada yg bilang boleh ada yg bilang tidak

  • 8. silmi  |  Februari 5, 2012 pukul 2:46 am

    itu kan waktu zaman nabi , mewarnai rambut dengan menggunakan inai dan katam..
    kalo sekarang kan rambut diwarnai dengan zat kimia ?
    boleh atau tidak? pernah denger katanya klo rambut diwarnai, air wudhu tidak akan menyerap sehingga solat nya tidak sah
    apakah itu betul?

    terimakasih

  • 9. sabri piliang  |  Maret 9, 2012 pukul 12:24 pm

    semua tergantung kitanya ,,,,, bukankah kitadiwajibkan merawat diri dengan sebaik2ya ,, senbagai rasa sukur atas apa yang telah diberikanNYA kepada kita

  • 10. Rio  |  Maret 12, 2012 pukul 1:36 pm

    Dlm hdist di atas ,masih mda dah beruban di perbolehkan untuk dh i semir hitam,,.

  • 11. alyem  |  April 16, 2012 pukul 7:45 am

    saya setuju klo kita ngk perlu ikut ikutan kaya orang luar negri ,manusia itu harus trima apa adanya

  • 12. F01109002  |  Juni 28, 2012 pukul 1:13 pm

    memang allah telah mennentukan semuanya, jadi apa guna kalu kita iri dengan yang lain kalau masalah rambut,baik itu keriting, lurus, pirang an lian- lian

  • 13. muhammad hendra ramli  |  Juli 9, 2012 pukul 12:35 am

    hahahaha…persolannya tinggal ikut atau tidak aja …jangan di analisa2 sabda nabinya…hahahaha

  • 14. Diana nana (@Dianana49444521)  |  Agustus 3, 2012 pukul 9:19 am

    maaf pak ustad saya hampir berencana untuk menghitamkan rambut
    karena saya pernah dgr dgn guru agama saya klw warna hitam tidak diperbolehkan
    tapi untuk warna lain dibolehkan setelah saya blm yakin
    sy bka wbsitetentang kehadisan dan saya pun tahu akhirnya saya
    tidak berencana untuk menghitamkan rambut
    terima kasih pak ustad atas info hadisnya

  • 15. verry pha fuad  |  Agustus 4, 2012 pukul 8:18 am

    semua ithu tergantung pd niat nya…..

  • 16. kurniawan  |  Oktober 28, 2012 pukul 11:01 am

    acuan hadits atau apapun semua kembali pada niat… baik dan buruk ada pada diri sendiri yg paling dalam…

    anjuran warna ini dan itu kadang sangat tidak pas dgn keadaan tertentu… berniatlah baik untuk dirisendiri dan orang lain.. terutama persangkaan baik pada-Nya..!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


YM Online

Flickr Photos

Picture

More Photos
sunatullah.com

kalender posting

Februari 2009
S S R K J S M
« Jan   Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: