Archive for Februari, 2010
Swiss : Seorang Politisi Pencaci Islam Akhirnya Memeluk Islam
Artikel ini bersumber dari Arrahma.com
Seorang politikus Swiss, Daniel Streich yang terkenal sangat menentang dan membeci Islam, bahkan dirinya adalah salah satu yang mengusulkan aturan pelarangan membangun Mesjid di daratan Switzerland, kini memeluk keyakinan yang pernah ia caci maki.
Daniel Streich pernah menjadi anggota Partai Swiss People Party (SVP) di Switzerland. Streich juga pernah sangat gencar menyerukan pelarangan pembangunan menara (mesjid) di Switzerland. Ia aktif dalam organisasi anti-Islam di Switzerland. Hal inilah yang membawa dirinya berada dipuncak karir sebagai petinggi militer Swiss.
Streich meninggalkan SVP pada November 2009 silam dan mengatakan bahwa partai tersebut adalah partai yang memerangi Islam. Saat ini partai yang mengkampanyekan pelarangan menara tengah melakukan pemungutan suara, Streich mengatakan situasi tersebut tidak dapat ditahan olehnya.
Streich mengatakan, “Inisiatif ini benar-benar membuatku terpukul. Aku bertanya pada diriku sendiri, mengapa aku menerapkan profesionalisme selama lebih dari 30 tahun untuk sistem politik ini. Sangat tidak layak, Switzerland memerangi Muslim untuk menjalankan keyakinan mereka.”
Streich adalah instruktur militer dalam militer Swiss dan selalu memerintahkan bawahannya untuk membaca Bible serta mendatangi gereja secara rutin.
Streich mulai mempelajari Al-Qur’an dan Islam disaat dirinya gencar memerintahkan untuk memerangi Muslim menjalani keyakinannya. Seiring berjalannya waktu, apa yang ia pelajari membawa perubahan besar dalam kehidupannya.
“Islam memberikan jawaban logis untuk pertanyaan terpenting dalam hidup, yang tidak pernah saya temukan saat menjadi Kristiani,” ujar Streich. Ia kini menjadi seorang Muslim yang selalu mendatangi Mesjid, membaca dan mempelajari Qur’an, sholat lima waktu setiap harinya.
Kini ia berjuang habis-habisan untuk melawan pelarangan menara dan ia berharap dapat membangun lima mesjid di Switzerland yang terindah di Eropa.
SEJARAH VALENTINE”S DAY
Bulan Pebruari dijadikan oleh Romawi sebagai bulan cinta (love) dan kesuburan. Dalam istilah arat, Love (cinta) lebih menunjukkan hubungan seks. Sedangkan kasih sayang memiliki istilah sendiri, yakni8 affection. Oleh karena itu arti sebenarnya making love adalah hubungan kelamin, bukan menjalin kasih sayang.
Sejak dulu, bulan Pebruari selalu ditunggu-tunggu orang Romawi penyembah berhala untuk mencari pasangan baru secara resmi, walaupun setiap hari mereka juga terbiasa gonta-ganti pasangan. Perayaan seks mencapai puncaknya pada pertengahan bulan dalam pesta yang disebut Festival Lupercalia, dimana para wanita muda memilihnya dan harus melayani syahwat mereka tanpa syarat selama setahun penuh sampai datangnya bulan Pebruari lagi.
Berabad kemudian, Kristen yang ingin menancapkan pengaruhnya di Istana kerajaan Romawi, banyak mengadopsi simbol dan ajaran Paganisme (penyembah berhala) Romawi ke dlam ajaran gereja, sehingga Festival Lupercalia pun dimasukkan sebagai salah satu hari peirngatan (memorial day) bagi gereja. Mitos Santo Valentinus pun dibuat untuk meyakinkan semua kalangan. Gereja mengganti istilah Lupercalian Festival dengan The Valentine’s Day.
Dengan penulisan sejarah yang curang dan konspiratif oleh intelktual Barat yang disebarkan dengan kekuatan pedang dan uang, agar masyarakat dunia meyakini bahwa Valentine’s Day merupakan hari yang sungguh penting, bersejarah dan harus dirayakan.
Agar penetrasi budaya penyembah berhala ini bisa diterima oleh banyak kalangan, terutama pada dunia Islam, maka Islilah love yang di Barat sebenarnya bernuansa syahwat, dibelokkan pengertiannya menjadi kasih sayang. Maka jadilah Valentine’s Day yang sebenarnya merupakan Hari Perayaan Hubungan Seks mengalami pengaburan dan pembelokan makna (enfimisme) menjadi Hari Kasih Sayang. Padahal siapapun orang dewasa akan mengetahui esensi (hakekat) perayaan tersebut yang banyak diakhiri dengan ritual making love (hubungan kelamin) dnegan pasangan yang tidak sah (zinah).
a. Festival Lupercalia
Festival ini merupakan perayaan yang berlangsung pada tanggal 13 hingga 18 Pebruari, dimana pada tanggal 15 mencapai puncaknya. Dua hari pertama (13-14) dipersembahkan kepada Dewi Cinta (Queen of Feverish Lovse) bernama Juno Februata.
Pada tanggal 13 pagi hari, pendeta tertinggi Pagan (penyembah berhala) Roma menghimpun para pemuda dan pemudi untuk mendatangi kuil pemujaan. Mereka dipisah dalam dua barisan dan sama-sama menghadap altar utama. Semua nama perempuan muda ditulis dalam lembaran-lembaran kecil, setiap satu lembar tertulis satu nama. Lembaran tersebut dimasukkan ke kendi besar.
Setelah itu, pendeta mempersilahkan para pemuda satu per satu mengambil satu nama gadis yang berada pada kendi tersebut secara acak hingga wadah itu kosong. Gadis pemilik nama yang terambil, harus menjadi kekasih pemuda yang mengambil namanya dan berkewajiban melayani segala yang diinginkan oleh pemuda tersebut selama setahun hingga tiba Festival Lupercalia di tahun depan.
Tanpa ikatan pernikahan, mereka bebas berbuat apa saja. Dan malam pertama hari itu, malam menjelang 14 Pebruari hingga malam menjelang tanggal 15 di seluruh kota, para pasangan baru itu merayakan apa yang kini terlanjur disebut sebagai Hari Kasih Sayang. Suatu istilah yang benar-benar keliru dan lebih tepat disebut dengan Making Love Day atau Malam Kemaksiatan.\
Pada tanggal 15 Pebruari, setelah sehari penuh para pasangan baru itu mengumbar syahwatnya, mereka secara berpasangan kembali mendatangi kuil pemujaan untuk berdoa kepada Dewa Lupercalia agar dilindungi dari gangguan serigala dan roh jahat. Dalam ucapara itu, pendeta pagan Roma membawa dua ekor kambing dan seekor anjing kepada Dewa Lupercalia, yang diikuti dengan ritual meminulm anggur. (lagi…)
ALAT WUDHU OTOMATIS
Sebuah perusahaan Malaysia meluncurkan teknologi tinggi pertama di dunia pada hari senin. untuk membantu Muslim membuat mereka lebih mudah berwudu tanpa berlebihan menggunakan air sejalan dengan keagamaan mereka ajaran.
Mesin otomatis wudhu (Aww) akan merevolusi wudhu di semua negara Islam membuat wudhu bersih, cepat dan di atas semua tabungan jutaan liter air,” perusahaan, penemu AACE Technologies, kata di situsnya.
Menurut Islamonline, hiasan ornamen, hijau-berwarna mesin adalah sepenuhnya terkomputerisasi. Muncul dengan otomatis sensor dan cekungan untuk mengekang penggunaan air selama berwudhu.
Sensor
“Pengguna tidak diperlukan menyentuh keran sebagai keran diaktifkan oleh waterproof diffuser sensor bersama dengan audio petunjuknya bahwa dikendalikan oleh Tengah Central sistem PLC untuk membagikan air secara otomatis ke keran untuk setiap wudhu mencuci urutan sebagaimana diatur dalam kran, “kata website .
“air digunakan kemudian diberhentikan dari belakang di akhir unit melalui pipa outlet.”
Mesin permukaan semua dilapisi dengan nano perak untuk mencegah jamur dan bakteri inifeksi.
“Selain itu, Aww memungkinkan seseorang untuk melaksanakan wudhu sambil berdiri dalam higienis, nyaman dan cepat cara dengan mengeringkan setelah setiap wudhu,” kata penemu .
” Aww juga mengucapkan doa sebelum dan sesudah setiap wudhu secara otomatis.”
AACE Technologies mengambil dua tahun untuk mengembangkan mesin dengan biaya $ 2,5 juta dan itu akan dijual pada $ 3.000 – $ 4.000 sepotong.
Wudhu adalah diperlukan untuk Muslim sebelum melakukan sholat lima waktu.
Air Menyimpan
Penemu berharap mesin akan membantu tujuan baik dengan menyelamatkan jutaan liter air terbuang selama berwudu setiap hari.
“Menyimpan air merupakan motivasi bagi orang untuk mengadopsi sistem ini daripada konvensional metode, mana ada banyak air disalahgunakan,” Ketua AACE Anthony Gomez kepada wartawan di Kuala Lumpur, melaporkan Reuters.
Perangkat akan menyimpan air pada sekitar 1,5 liter per berwudu per orang.
“Selama Haji, dua juta orang menggunakan 50 juta liter air sehari untuk wudhu,” katanya, merujuk tahunan Muslim ziarah ke Mekah.
“Jika mereka memperkenalkan mesin ini, mereka menyimpannya 40 juta liter per hari.”
Penemu mengandalkan negara kaya dari Timur Tengah untuk menggunakan mesin tersebut.
AACE juga ingin menargetkan masjid dan kantor dengan model baru yang dapat dipasang di dinding.






Komentar Terakhir