Archive for Maret 27, 2010
Mengunjungi Orang Sakit
Islam mengajak kepada semua yang baik dan memperingatkan dari semua yang buruk. Dari orang-orang baik dan perbuatan saleh adalah kunjungan yang sakit dan menderita. Ketika orang mengunjungi satu sama lain dalam kesehatan yang baik, ikatan persaudaraan dan persahabatan yang diperkuat. Bagaimana kemudian ketika orang-orang saling mengunjungi pada saat-saat sakit dan miskin atau kesehatan gagal? Empati yang menggambarkan bahwa umat Islam diharuskan untuk merasa satu sama lain, Nabi Muhammad, semoga rahmat dan berkat-berkat Allah tercurah kepadanya, mengatakan:
“Perumpamaan orang mukmin dalam saling cinta dan belas kasih adalah seperti tubuh yang hidup: jika satu bagian merasakan sakit, seluruh tubuh menderita di dalam tidur dan demam.” [1]
Mengunjungi orang sakit adalah dari tanda-tanda jelas seperti itu saling mengasihi, belas kasihan dan empati. Lebih dari itu, mengunjungi orang sakit adalah tanggung jawab utama bahwa setiap muslim wajib untuk memenuhi. Nabi Muhammad berkata:
“Hak-hak seorang muslim atas muslim lain adalah enam … Ketika Anda bertemu dengannya, kau menyambutnya dengan salam (yakni untuk mengatakan:” Assalamu alaikum “), ketika ia mengundang Anda, Anda menerima undangan, ketika ia berkonsultasi Anda dalam hitungan, Anda memberinya nasihat yang tulus, ketika ia bersin dan memuji Tuhan, Anda meminta Tuhan untuk mengasihaninya, ketika ia sedang sakit, Anda mengunjungi dia, dan ketika ia melewati darinya Anda menemaninya (melalui pemakaman). ” [2] (lagi…)



Komentar Terakhir