Invasi Afghanistan, Sebuah Kolonialisme Terselubung

Mei 3, 2010 at 6:34 am Tinggalkan komentar

afganistan

Pernyataan seorang politisi Rusia yang sangat terkenal “Bahwa NATO dan AS membuat heroin di Afghanistan dan menjualnya kepada negara-negara Eropa termasuk Rusia”. Untuk sekedar diketahui bahwa Amerika di tiap awal musim panas setiap tahunya mendapatkan hasil opium lebih kurang 90.000 ton, dimana setelah dicampur dengan bahan ‘herkel’ yang hanya ada di AS, akan menghasilkan heroin yang dijual di negara-negara Eropa perkilonya rata-rata mencapai 70.000 US $ Tinggal dikalikan penghasilannya dengan 90.000 ton, sebuah nilai yang sangat fantastik.

Untuk diketahui, Herkel adalah bahan kimia yang digunakan untuk memproduksi heroin ketika dicampur dengan opium. Bahan ini (herkel) hanya ada di AS saja. Selama berkuasanya Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (Taliban) semenjak tahun 1996-2001, pemerintahan Taliban melarang masyarakat secara menyeluruh untuk menanam opium dan agar diganti dengan gandum. Sebenarnya opium itu bunganya menghasilkan air dan biji-bijian yang layak dikonsumsi layaknya gandum, dan untuk bahan keperluan medis, namun bila ia dicampur dengan ‘herkel’ maka ia menjadi heroin.

Selain itu, AS juga mematuhi permintaan para konglomerat zionis yang menguasai lobi yahudi di pemerintahannya untuk menginvasi Afghanistan karena ingin menguasai tambang logam mulia dan migas di Asia Tengah, terutama Afghanistan dan sekitarnya. Sebagaimana kita ketahui tidak ada tambang di seluruh dunia kecuali kepentingan yahudi mesti ada di tempat tersebut.

Oleh karena itu sejak awal harga darah seorang tentara AS lebih murah dari pada tambang, emas, logam mulia dan minyak serta gas bumi lebih murah dibanding menyelamatkan bank-bank yahudi. Dari sudut pandang ini sebenarnya AS telah mengeksploitasi secara dzolim warga negaranya yang jadi tentara untuk dijadikan tumbal bagi kepentingan zionisme.

Selain hal-hal di atas, ada misi terselubung lain yang mereka ingin capai dengan menginvasi Afghanistan, meskipun mereka tahu dan yakin bahwa Afghanistan adalah kuburan bagi setiap imperium. Dimana sebelumnya Inggris dan Uni Soviet telah lebih dahulu terkubur di bumi para mullah tersebut.

Misi tersebut adalah mereka menghendaki di akhir episode untuk menimpakan bencana dahsyat kepada umat Islam berupa pemecahan wilayah Afghanistan menjadi negara-negara kecil yang saling bersengketa yang tidak mampu untuk melindungi negaranya masing-masing. Di wilayah selatan akan didirikan negara-negara kecil yang diperuntukkan bagi suku-suku Pushtun dan di wilayah utara untuk suku Tajik, Hazaroh, dan Uzbek.

Selain itu Pakistan juga akan dipecah menjadi 4 negara yang juga saling bersengketa yaitu : Najaab, Sinab, Sirhad, dan Baluchistan yang akan diperuntukkan bagi beragam suku yang ada. Hal ini telah ditegaskan oleh ahli strategi Tol’at Mas’ud ketika memberikan komentar kepada Al Jazeera.net, “Bahwa Washington sangat menginginkan untuk memecah wilayah Pakistan menjadi 4 bagian yang selalu bergolak stabilitas politik dan keamanannya.”

Dinukil dari berbagai artikel dalam majalah As-Sumuud (Majalah Bulanan Imarah Islam Afghanistan)

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Dialog Rasullullah dengan Iblis GEMPA ZAMAN ROSULULLAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


YM Online

Flickr Photos

Picture

Lebih Banyak Foto
sunatullah.com

kalender posting

Mei 2010
S S R K J S M
« Mar   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

%d blogger menyukai ini: